Kamis, 25 Juni 2009

Keindahan Cinta By; Muh. Ilham

disadur dari tulisan seorang sahabat,

Dalam Surat Cinta Allah (Q.S.An-Nur:26) berbunyi:
“ Wanita yang keji/jahat untuk laki-laki yang keji/jahat & laki-laki yang keji/jahat untuk perempuan yang keji pula. Dan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik & laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula”
Jadi kalau ada wanita jahat untuk laki-laki baik atau;
Kalau ada wanita baik untuk laki-laki jahat.
Itulah adalah cobaan.
Firman Allah SWT dalam
Saya tidak melarang kalau kamu mencintai saya yang gak boleh kan pacaran, iyakan?

Kita adalah “teman”

Membenci dan mencintai karena Allah SWT
Ne pembukaan surat balasan darinya saat aku mengatakan kekaguman n kecintaan atas kepribadiannya. Sosok yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran dan membiaskan cahaya keimanan kepada para sahabatnya. Mungkin tak ada lelaki yang tak kepicut dengan kharisma yang melekat didirinya, termasuk aku, salah seorang yang diperkenalkan olehnya tentang keindahan perjuangan dakwah ini.

Jujur, saat aku membacanya, rasa yang ada di hati bukanya sedih tapi semakin bangga akan diri yang pernah mencintai makhluk indah seperti dia. Dan rasa itu semakin bertambah seiring dengan keistiqamahannya dalam menjaga kesucian.

Lima tahun telah berlalu semenjak kejadian itu dan genap empat tahun dia menuntut ilmu di negeri Hasan Al-Banna, tokoh yang sangat ia kagumi. Kabar terakhir yang kudengar, ia termasuk bagian dari mahasiswi al-azhar yang sangat aktif berdakwah dan bakal selesai kuliah dengan predikat cumlaude. Dia terus menjadi inspirasi bagi semua orang, sesuatu yang tak kumiliki dulu walau aku selalu menang darinya dalam prestasi di kelas.

Sebentar lagi, anak pertamanya akan segera lahir. Semoga mahligai yang dibinanya akan menjadi rembulan bagi perjuangan dakwah ini.

Makasih kuucapkan untukmu wahai sahabatku… semoga anak di kandunganmu akan meneruskan jejak perjuanganmu menegakkan KALIMATULLAH di muka bumi.

Makasih kuucapkan untukmu wahai sahabatku… Hadiahmu kepadaku berupa bongkahan mutiara jalan dakwah ini tak kan pernah terlupakan, hanya ALLAH SWT yang akan membalasnya dengan mencatat sebagai amalan yang tak kan terputus untukmu walau jasadmu tak lagi bernyawa.

Masih ingat kah dengan tulisan doa di akhir agendamu yang tak sengaja kutemukan (tanpa izin kubaca semua,he..) dan terus menjadi inspirasiku kini.
YA RABB….AKU TIDAK MEMINTA SEORANG YANG SEMPURNA, NAMUN AKU MEMINTA SEORANG YANG TIDAK SEMPURNA, SEHINGGA AKU DAPAT MEMBUATNYA SEMPURNA DIMATAMU..”.

YA RABB….JIKA ORANG LAIN MEMOHON KEPADA-MU UNTUK MENIKAH DENGAN ORANG YANG MEREKA CINTAI, MAKA AKU MEMOHON KEPADA-MU, LAPANGKAN HATIKU UNTUK MENCINTAI ORANG YANG KELAK MENIKAH DENGANKU..”

0 komentar:

Poskan Komentar